Oleh: Dr Usni Hasanudin
KabarBetawi.id – Jakarta tanpa Betawi? Sepertinya sangat sulit dibayangkan. Betawi adalah suku asli Jakarta yang memiliki budaya dan tradisi unik, serta menjadi bagian integral dari identitas kota ini.
Jika Jakarta tanpa Betawi, maka beberapa hal mungkin hilang. Budaya dan tradisinya akan terhempas, bahasanya tidak lagi mewarnai, kulinernya akan dirindukan, dan identitas kotanya akan kehilangan salah satu aspek terpentingnya.
Jakarta tanpa Betawi dapat menjadi kenyataan, kalau tidak ada perlindungan hukum negara. Betawi yang unik, bukan tidak mungkin tergantikan dengan identitas budaya global, bukan kota global berbudaya. Perlu diingat, Jakarta adalah kota yang terus berkembang dan menerima pengaruh dari berbagai budaya. Jadi, tidak ada yang mustahil ke depannya Jakarta tanpa Betawi.
Mari kita jaga dan lestarikan warisan budaya kita ini. Hari baru bukan sekadar harapan, tapi lebih dari itu: ada cermin yang mengajarkan kita untuk bermuhasabah, introspeksi apa yang menjadi kekurangan, agar cermin itu dapat menuntun kita ke harapan lebih baik.

Dalam sejarah, kita telah melihat bagaimana perjuangan nabi, rakyat Indonesia, dan bahkan Bang Pram-Doel yang membawa ke tengah budaya Betawi. Mereka semua memiliki keyakinan dan ikhtiar yang kuat untuk mencapai tujuan mereka.
Pertanyaan mendasar bagi kita adalah, bagaimana sikap kita menghadapi perubahan itu? Hanya senang mengulang kesalahan yang sama, melangkah tanpa pengetahuan dan pendidikan, hanya parsial, serta tidak pernah mewariskan kebudayaan Betawi kepada generasi selanjutnya?
Padahal, zaman saat ini sarat pengetahuan. Tahun dan hari yang baru bukan hanya tentang harapan, tetapi pengingat agar merawat dan membawa harapan yang lebih bermanfaat dan berguna bagi generasi mendatang.
Kita harus waspada dan tidak membiarkan diri kita digunakan untuk memuluskan hasrat politik pribadi. Kita harus mampu memprediksi ancaman terbesar yang menguji kesejatian dan keberlangsungan kita. jebakan pandangan jangka pendek dan sempit, yang aji mumpung.
Mari kita jaga dan lestarikan warisan budaya kita, agar generasi Betawi ke depan tidak kehilangan arah dan identitasnya.












