KabarBetawi.id, Jakarta – Komunitas Ondel-Ondel Jakarta (KOODJA) menggelar acara buka puasa bersama di Sekretariat KOODJA di Jakarta Barat, Ahad (15/3).
Acara ini dihadiri 14 ketua sanggar ondel-ondel di bawah naungan KOODJA, serta sejumlah pengurus dan pembina komunitas. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.00 WIB. Diisi momen berbagi takjil, sambil silaturahim dan penguatan koordinasi antar-sanggar dalam melestarikan budaya Betawi di tengah dinamika Jakarta modern.
Menariknya, bentuk apresiasi terhadap dedikasi para ketua sanggar, KOODJA menyerahkan paket hampers Lebaran dan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada 14 ketua sanggar yang hadir. Penyerahan secara simbolis dilakukan Ketua KOODJA, Bang H Yogie.
“Ini bukan sekadar bantuan materi, tapi bentuk kepedulian kami agar para pegiat ondel-ondel tetap semangat melestarikan warisan leluhu terutama di bulan suci Ramadan ini,” ujar Bang H Yogie pada KabarBetawi.id.
Bang H Yogie memberikan arahan dan nasihat kepada seluruh sanggar ondel-ondel. Pentingnya menjaga marwah budaya Betawi, meningkatkan kualitas pertunjukan, dan membangun kolaborasi solid antar-sanggar.
“Ondel-ondel bukan sekadar tontonan, tapi juga tuntunan. Mari kita jaga nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya, agar tetap relevan dan dicintai generasi muda,” pesannya.
Bang Haji Yogie juga mengajak seluruh anggota KOODJA memanfaatkan momentum Ramadan sebagai bulan untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan ibadah, dan menyiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan hati bersih.
Acara ini juga dihadiri Pembina KOODJA Bang Davi Kemayoran.
Dalam sesi inspiratif, Bang Davi menekankan ondel-ondel memiliki potensi besar, sebagai ikon budaya Jakarta yang dapat dikembangkan secara kreatif dan berkelanjutan.
“Kita harus berpikir ke depan, bagaimana ondel-ondel tidak hanya tampil di acara seremonial, tapi juga menjadi bagian dari industri kreatif, edukasi, bahkan pariwisata budaya Jakarta,” tutur Bang Davi.
Maka itu, ia mendorong sanggar untuk terus berinovasi dalam penyajian pertunjukan, tanpa meninggalkan pakem dan nilai filosofis yang menjadi roh ondel-ondel itu sendiri.

Harapan Sinergi untuk Pelestarian Budaya
Acara buka puasa bersama ini ditutup doa bersama dan foto bersama seluruh peserta. Para ketua sanggar menyatakan komitmen mereka untuk terus bersinergi dengan KOODJA untuk menjaga dan mengembangkan kesenian ondel-ondel.
“Kami bersyukur dengan acara seperti ini. Selain dapat pahala buka puasa bersama, kami juga dapat ilmu, motivasi, dan dukungan nyata dari KOODJA,” ungkap Topik, salah satu ketua sanggar ondel ondel.
Ke depan, KOODJA berencana menggelar rangkaian kegiatan budaya pasca-Lebaran, termasuk festival ondel-ondel tingkat Jakarta dan pelatihan manajemen sanggar bagi para pengurus muda.
Dengan semangat Ramadan dan kolaborasi erat, KOODJA optimistis ondel-ondel akan terus menjadi simbol kebanggaan budaya Betawi yang lestari, dinamis, dan dicintai seluruh lapisan masyarakat Jakarta.












