Kabarbetawi.id, Jakarta — PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk meniadakan pertunjukan kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026 sebagai bentuk empati atas bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.
Melalui keterangan tertulis yang disampaikan Rabu (24/12/2025), manajemen Ancol menyatakan duka cita mendalam kepada para korban dan keluarga terdampak.
Ancol juga mendoakan keselamatan serta kekuatan bagi seluruh masyarakat yang sedang menghadapi musibah tersebut.
“Sebagai wujud empati dan kepedulian kemanusiaan, kami memutuskan untuk meniadakan pertunjukan kembang api pada malam tahun baru,” ujar Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko.
Keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai pertimbangan agar momen pergantian tahun dapat dijalani secara lebih bermakna, selaras dengan nilai solidaritas dan kebersamaan sebagai satu bangsa.
Meski demikian, Ancol memastikan bahwa rangkaian kegiatan malam tahun baru tetap berlangsung. Sejumlah acara akan difokuskan pada kebersamaan, doa, donasi, dan refleksi sebagai bentuk dukungan moral bagi saudara-saudara di Sumatra.
Salah satunya adalah Konser Peduli Sumatra yang digelar di Pantai Carnaval Ancol dan disiarkan langsung melalui program Gempita di SCTV. Konser ini akan menampilkan Dewa 19 feat Ello, Helloband, dan Five Minutes. Selain itu, Konser New Palapa di Pantai Festival juga tetap digelar.
Ancol mengajak seluruh pengunjung untuk menjadikan pergantian tahun ini sebagai momen perenungan dan doa bersama, serta menumbuhkan harapan bahwa dengan kebersamaan dan kepedulian, masyarakat dapat saling menguatkan dan bangkit menghadapi masa depan.
“Tahun baru bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang empati dan kepedulian terhadap sesama,” kata Daniel.
Sebagai penutup, Ancol menyampaikan pesan solidaritas untuk masyarakat Sumatra: “Pulihlah dan bangkitlah, karena kami selalu ada.” (*/hel)












