Kandang Sapi Betawi Muda Dipercaya Siapkan Sapi Kurban Presiden, Bobotnya Tembus 1 Ton

Kabarbetawi.id, Jakarta — Salah satu tempat penjualan hewan kurban di kawasan Petukangan Utara, yakni “Kandang Sapi Betawi Muda” milik H. Abdul Latif, mendapat kepercayaan untuk pengadaan sapi kurban bantuan presiden pada Idul Adha 1447 Hijriah atau 2026.

Tahun ini, kandang sapi tersebut dipercaya menyediakan lima ekor sapi kurban untuk didistribusikan ke sejumlah wilayah di Jakarta sesuai arahan pengiriman dari pihak terkait.

Dari total lima ekor sapi tersebut, satu ekor memiliki bobot lebih dari satu ton, sedangkan empat ekor lainnya berbobot antara 800 hingga 950 kilogram. Salah satu sapi unggulan yang disiapkan merupakan jenis Limosin Cross dengan berat mencapai 1.050 kilogram.

Pemilik Kandang Sapi Betawi Muda, H. Abdul Latif, mengaku bersyukur karena kembali dipercaya menjadi bagian dari pengadaan hewan kurban bantuan presiden tahun ini.

Sapi jenis Limosin Cross dengan berat mencapai 1.050 kilogram.

“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali diamanahkan menyediakan lima ekor sapi bantuan presiden. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami untuk menjaga kualitas dan kesehatan hewan kurban,” ujar Abdul Latif, Jumat (22/5/2026)

Menurut dia, seluruh sapi yang dipersiapkan telah menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta bersama Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan pada Selasa (12/5/2026).

Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan kesehatan fisik hewan, pemeriksaan darah dan feses, hingga proses penimbangan langsung untuk memastikan kondisi sapi layak dan memenuhi standar sebagai hewan kurban bantuan presiden.

“Prosesnya cukup panjang dan ketat. Mulai dari pengajuan awal ke Sudin KPKP Jakarta Selatan, lalu pemeriksaan kesehatan, tes darah dan feses, penimbangan, sampai proses negosiasi dengan pihak Istana Kepresidenan sebelum akhirnya dilakukan pengiriman ke lokasi tujuan,” kata Abdul Latif.

Ia menuturkan, sapi dengan bobot lebih dari satu ton ditaksir memiliki harga mencapai Rp 110 juta per ekor. Harga tersebut dipengaruhi kualitas sapi, kondisi kesehatan, hingga bobot yang memenuhi kriteria khusus untuk bantuan presiden.

H.Abdul Latif, pemilik Kandang Sapi Betawi Muda.

Abdul Latif memastikan seluruh sapi yang disiapkan dirawat secara maksimal, termasuk menjaga pola makan, kebersihan kandang, dan pemantauan kesehatan rutin agar tetap dalam kondisi prima menjelang hari raya kurban.

Kepercayaan pengadaan sapi bantuan presiden ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi pelaku usaha peternakan lokal di Jakarta Selatan. Selain menunjukkan kualitas ternak yang mampu bersaing, hal itu sekaligus membuktikan peternak lokal dapat memenuhi standar ketat yang ditetapkan pemerintah.