RW 03 Grogol Utara Nihil Kasus DBD hingga September, Lurah Syopwani Ungkap Kunci Menjaga Lingkungan

Kabarbetawi.id, Jakarta – Upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah penyebaran demam berdarah dengue (DBD) terus dilakukan di tingkat permukiman. Salah satunya melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang melibatkan aparatur kelurahan, kader jumantik, serta masyarakat.

Hal itu dilakukan Lurah Grogol Utara Syopwani saat mengunjungi lingkungan RW 03, khususnya RT 04 dan RT 05, Jumat (4/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Syopwani didampingi pengurus Jumantik, Ketua RW 03 Nasrullah, Babinsa Grogol Utara Wahyono, unsur tiga pilar, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) H. Rohmani, serta jajaran Kelurahan Grogol Utara.

Para staf kelurahan Grogol utara bersama pengurus Jumantik dan tokoh masyarakat setempat

Kunjungan berlangsung di Teras Roesdiah, kediaman tokoh Betawi Bapak Agus dan Bang Rizal, di Jalan Kemandoran VI, kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat.

Syopwani mengatakan PSN tidak sekadar menjadi kegiatan untuk memeriksa keberadaan jentik nyamuk. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk bertemu langsung dengan warga sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kalau kita PSN, waktunya kita bertemu dengan warga masyarakat. Jadi kita kasih contoh, sehingga langsung mengena kepada warga masyarakat,” ujar Syopwani.

Menurut dia, konsistensi menjaga kebersihan menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi penyebab penular DBD.

Syopwani pun mengapresiasi kondisi RW 03 yang hingga September 2026 tercatat nihil kasus DBD.

“Alhamdulillah di RW 03 sampai dengan bulan September ini tidak ada yang terkena DBD,” katanya.

Ia berharap kondisi tersebut dapat dipertahankan sekaligus menjadi contoh bagi lingkungan lain bahwa pencegahan DBD membutuhkan kepedulian dan keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan.

PSN Berkaitan dengan Kebersihan Lingkungan

Syopwani menegaskan PSN dan kebersihan lingkungan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Karena itu, ketika melakukan pemantauan jentik, aparatur juga mengajak warga memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

“Kalau jentik dengan kebersihan kan sudah pasti saling berkaitan,” ujarnya.

Menurut dia, keberhasilan menjaga kesehatan lingkungan tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah. Warga juga memiliki peran penting untuk menjalankan kebiasaan hidup bersih mulai dari lingkungan rumah masing-masing.

Dorong Pemilahan Sampah dan Biopori

Dalam kesempatan tersebut, Syopwani juga menyinggung pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah, termasuk penanaman biopori.

Ia mengatakan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang perlu diteruskan hingga tingkat masyarakat.

“Bagaimana kita sosialisasikan terkait pemilahan sampah dulu. Dari pemilahan sampah, kita beralih ke pengelolaan sampah,” kata Syopwani.

Lurah Grogol Utara, Syopwani, saat menanam Biopori di halaman rumah Bang Rizal

Menurutnya, kebiasaan memilah sampah dari sumbernya dapat membantu mengurangi volume sampah yang harus dibawa ke TPST Bantargebang, Bekasi.

Pemerintah, kata dia, berkewajiban memberikan pembinaan, informasi, dan sosialisasi. Namun, penerapannya tetap membutuhkan kesadaran warga.

“Jadi bukan semuanya difasilitasi oleh pemerintah, tetapi bagaimana warga itu sendiri juga sadar untuk memilah sampahnya minimal,” ujarnya.

Babinsa Ingatkan Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

Sementara itu, Babinsa Grogol Utara Wahyono memanfaatkan pertemuan tersebut untuk mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama dalam hal pergaulan.

Ia berpesan agar orang tua tidak lengah sehingga anak terhindar dari pengaruh buruk, termasuk penggunaan barang terlarang.

Selain lingkungan pergaulan, Wahyono juga meminta orang tua memberikan perhatian terhadap aktivitas anak di media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan pengawasan agar anak lebih bijak dalam menggunakan media digital.

Ketua RW Apresiasi Peran Warga

Ketua RW 03 Nasrullah menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang selama ini aktif menjaga kebersihan dan lingkungan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Agus dan Bang Rizal yang telah menyediakan halaman kediamannya sebagai tempat berkumpul dan bersilaturahmi dalam kegiatan tersebut.

Nasrullah menilai keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan tetap kondusif, bersih, sekaligus mendukung upaya pencegahan DBD.

Beberapa tokoh masyarakat setempat nampak hadir

Kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin Bang Rizal. Acara dilanjutkan dengan ramah tamah antara jajaran kelurahan, pengurus lingkungan, kader Jumantik, unsur tiga pilar, dan warga yang hadir.

Bagi RW 03 Grogol Utara, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin. PSN, pemilahan sampah, pengelolaan lingkungan, hingga pengawasan terhadap generasi muda menjadi bagian dari upaya bersama membangun lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi warga.