Kabarbetawi.id, Jakarta – Malam final Pemilihan Abang None (Abnon) Cilik 2026 berlangsung meriah di Pasar Seni Ancol, Jakarta Utara, Minggu (28/6/2026). Sebanyak 132 finalis dari berbagai wilayah di Jakarta yang terbagi dalam tiga kategori usia tampil menunjukkan bakat, kemampuan, serta pengetahuan tentang budaya Betawi di hadapan dewan juri dan ribuan penonton.
Ajang yang digagas Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) bersama Ancol ini merupakan puncak seleksi dari 336 peserta yang sebelumnya mengikuti audisi di Plaza Kalibata. Dari ratusan peserta tersebut, hanya 132 finalis yang berhasil melaju ke malam final untuk memperebutkan gelar Abang dan None Cilik 2026.
Pada babak puncak, para finalis kembali bersaing hingga terpilih 10 pemenang di setiap kategori usia, terdiri atas Juara I, Wakil I, Wakil II, Harapan I, dan Harapan II untuk kategori Abang maupun None.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Jakalcer Fest di kawasan Ancol yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-499 Kota Jakarta sekaligus HUT ke-50 Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB).
Antusiasme para pendukung membuat kawasan Pasar Seni Ancol dipadati ribuan pengunjung. Suasana semakin semarak dengan kehadiran Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Lies Hartono (Cak Lontong), Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) H. Beky Mardani, serta jajaran Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PASKI).
Proses penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri atas finalis Abang None Jakarta 2025–2026, yakni Ferdeo, Salman Ali Farabi, Eske Masayu Ineejeane Vantia, Zeezee Shahab, Restu Maulida Hasanah, Rika Lestari, dan H.Ahmad Suhendi dari LKB, dan koordinator Abnon Ahmad Faisal Ridwan.
Ahmad menjelaskan, penilaian peserta mengacu pada empat aspek utama, yaitu penampilan dan tata busana, keberanian serta ekspresi di atas panggung, pengetahuan dasar budaya Betawi, dan kejelasan artikulasi.
“Kami menilai peserta berdasarkan empat aspek utama, yaitu penampilan dan tata busana, keberanian serta ekspresi panggung, pengetahuan dasar budaya Betawi, dan kejelasan artikulasi saat berbicara,” ujar Ahmad.
Salah satu kisah yang mencuri perhatian datang dari Misi Utami, ibu dari Mendhayu Alunan Surga (13). Meski menggunakan kursi roda, Misi tetap setia mendampingi putrinya sejak audisi hingga malam final. Dukungan itu membuahkan hasil setelah Mendhayu meraih Juara Harapan II Kategori C.
Menurut Misi, putrinya memang mencintai seni dan budaya Betawi. Sebagai keluarga berdarah Betawi asal Marunda, ia berharap ajang ini memotivasi anaknya untuk terus mendalami sejarah Betawi sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.
“Alhamdulillah anak saya bisa meraih Juara Harapan II. Mudah-mudahan tahun depan dia bisa belajar lebih giat lagi mendalami sejarah budaya Betawi dan semakin lancar berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Tadi dia menjawab pertanyaan para juri menggunakan bahasa Inggris, artinya dia juga menunjukkan bakat lainnya. Kalau soal kecintaannya, sudah pasti pada budaya Betawi, bahasa Betawi, dan tentunya sejarah Betawi,” ujar Misi.
Cerita inspiratif lainnya datang dari Faizal Akbar (44), orang tua Khairi dan Almair yang dikenal melalui akun media sosial “Pitung” dan “Ji’ih”. Pada ajang tersebut, Khairi meraih Juara Wakil 1 Kategori C, sedangkan Almair berhasil menjadi Juara I Kategori B.
Faizal mengatakan kedua anaknya mengikuti Abang None Cilik atas keinginan sendiri. Selama lebih dari satu tahun mereka aktif membuat konten budaya Betawi di media sosial, sekaligus mempersiapkan diri dengan mempelajari sejarah Betawi, pencak silat, dan pengetahuan umum.
“Anak-anak memang sudah senang dengan budaya Betawi dan membuat konten tentang Betawi sejak lebih dari setahun lalu. Harapan saya, mereka bisa terus memperkenalkan budaya Betawi kepada teman-teman sebayanya. Generasi muda inilah yang nantinya akan meneruskan dan memajukan budaya Betawi di masa depan,” kata Faizal.
Ketua Panitia Abang None Cilik 2026, Zeezee Shahab, mengaku bersyukur atas suksesnya penyelenggaraan malam final. Ia berharap kegiatan ini terus menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat.
“Alhamdulillah, saya senang dan bangga acara ini bisa terselenggara dengan baik dan lancar berkat dukungan semua pihak. Insya Allah, Abang None Cilik bisa menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan,” ujar Zeezee.

Sementara itu, Ketua Umum LKB H. Beky Mardani menegaskan Abang None Cilik akan terus dikembangkan sebagai agenda tahunan hasil kolaborasi LKB dan Ancol. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda untuk mengenal, melestarikan, dan mengembangkan budaya Betawi.
“Kami bersama Ancol akan menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin setiap tahun. Tahun ini menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan penyelenggaraan ke depan, sekaligus memperkuat pembinaan generasi muda agar semakin mengenal dan mencintai budaya Betawi,” kata Beky.
Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Lies Hartono atau Cak Lontong, berharap Pasar Seni Ancol kembali menjadi pusat aktivitas seni dan budaya seperti masa kejayaannya dulu. Menurutnya, menghadirkan berbagai kegiatan budaya menjadi cara efektif untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut.
“Dulu Pasar Seni ramai karena banyak yang datang. Sekarang tugas kita adalah membuat semakin banyak orang tahu dengan menghadirkan berbagai macam kegiatan yang bisa mengundang orang banyak, seperti Abang None Cilik ini. Kalau semakin banyak yang tahu, maka semakin banyak pula yang datang, dan Pasar Seni bisa kembali hidup seperti masa kejayaannya,” ujar Cak Lontong.
Abnon Cilik 2026 didukung sejumlah pihak, antara lain Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Plaza Kalibata, Forum Jurnalis Betawi (FJB), Jakarta Creative, hingga Bens Radio.
Selengkapnya daftar pemenang Abang None Cilik 2026
Kategori A ( 5 – 8 thn)
Juara I
– Abang 109
– None 89
Wakil I
– Abang 05
– None 53
Wakil II
– Abang 146
– None 108
Harapan I
– Abang 19
– None 90
Harapan II
– Abang 09
– None 72
Kategori B ( 9–12 Thn)
Juara I
– Abang 26
– None 21
Wakil I
– Abang 86
– None 125
Wakil II
– Abang 85
– None 91
Harapan I
– Abang 72
– None 92
Harapan II
– Abang 89
– None 115
Kategori C ( 13 – 16 Thn)
Juara I
– Abang 51
– None 25
Wakil I
– Abang 18
– None 38
Wakil II
– Abang 28
– None 50
Harapan I
– Abang 56
– None 14
Harapan II
– Abang 55
– None 16












