Lebaran Betawi 2026 Digelar 3 Hari di Lapangan Banteng, Jadi Momentum Besar Menuju 500 Tahun Jakarta

Kabarbetawi.id, Jakarta — Majelis Kaum Betawi (MKB) bersama Bamus Betawi resmi mengumumkan penyelenggaraan Lebaran Betawi 2026 yang akan berlangsung pada 10–12 April 2026.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perhelatan silaturahmi akbar masyarakat Betawi ini akan dipusatkan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, sesuai arahan Gubernur Jakarta, Pramono Anung.

Ketua Umum Bamus Betawi, H. Riano P. Ahmad, mengatakan bahwa Lebaran Betawi tahun ini memiliki makna istimewa. Selain memasuki tahun ke-18, perhelatan ini juga menjadi bagian dari momentum menuju lima abad Jakarta.

“Ini adalah wujud adaptasi konstitusi. Lebaran Betawi 2026 membawa misi memperkokoh persatuan dan menjaga tradisi di tengah transformasi Jakarta menjadi kota global,” ujar Riano, melalui siaran persnya, Selasa ( 31/3/2026).

Ia menambahkan, Lebaran Betawi 2026 menjadi yang pertama digelar di bawah naungan Majelis Kaum Betawi (MKB) sebagai lembaga adat, pasca diberlakukannya Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Nomor 2 Tahun 2024.

Sejak pertama kali diinisiasi oleh Alm Amarullah Asbah, dengan dukungan Gubernur DKI Jakarta saat itu, Fauzi Bowo, serta Wali Kota Sylviana Murni, Lebaran Betawi resmi diselenggarakan oleh Bamus Betawi sejak 2008.

Tradisi ini terus berkembang sebagai simbol sinergi kultural antara masyarakat Betawi dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Memasuki penyelenggaraan ke-18, Lebaran Betawi kali ini tampil dengan konsep yang lebih kuat dalam penguatan identitas budaya.

Di bawah kepemimpinan Fauzi Bowo di MKB, serta dukungan Gubernur Pramono Anung, acara ini tidak hanya menjadi ajang halal bihalal, tetapi juga ruang eksplorasi nilai-nilai spiritual, sosial, dan kultural masyarakat Betawi.

Ketua pelaksana, Anas Ma’ruf, menyampaikan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan secara matang. Koordinasi dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota serta Dinas Kebudayaan DKI Jakarta terus dilakukan untuk memastikan kelancaran acara.

Suasana lebaran Betawi 2025 di Monas, foto doc kabarbetawi.id

“Tradisi khas seperti anteran, sajian kuliner Betawi, hingga atraksi seni budaya akan tetap menjadi bagian utama, dengan melibatkan partisipasi dari seluruh wilayah kota,” kata Anas.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk turut berpartisipasi dalam perhelatan tersebut.

“Lebaran Betawi adalah panggung identitas utama Jakarta yang sarat nilai spiritual, sosial, dan kultural. Kami mengajak semua pihak untuk hadir dan berkolaborasi,” pungkasnya.