Baru Pertama Digelar, Lebaran Betawi Sukabumi Utara Langsung Jadi Magnet Warga

Kabarbetawi.id, Jakarta — Forum RT, RW, dan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Sukabumi Utara menggelar Lebaran Betawi perdana di Kantor Kelurahan Sukabumi Utara, Jl Madrasah 2, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Sabtu pagi (18/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pengurus RT/RW, LMK, Karang Taruna, kader PKK, hingga Dasawisma.

Acara dibuka secara simbolis oleh Camat Kebon Jeruk, Agus Mulyadi, melalui pemukulan beduk.
Sejak pagi, suasana terlihat semarak.

Warga memadati area

Camat Kebon Jeruk beserta Lurah Sukabumi Utara hadir dalam kegiatan Lebaran Betawi Warga Sukabumi Utara 

untuk mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus menikmati beragam kuliner khas Betawi yang disajikan secara gratis.

Setiap RW menghadirkan hidangan andalan, seperti nasi uduk, ketupat sayur, laksa, hingga aneka kudapan tradisional.

Ketua Panitia Lebaran Betawi, Daud, yang juga sebagai Ketua RW 10, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menilai, keberhasilan acara tidak lepas dari dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Ke depan, kami berharap kegiatan ini bisa digelar lebih meriah dan menjadi agenda rutin tahunan,” ujar Daud.

Hal senada disampaikan Ketua LMK Sukabumi Utara, H. Nurhadi. Ia mengapresiasi kekompakan warga dan pemerintah yang telah bersama-sama menyukseskan acara.

Menurut dia, Lebaran Betawi menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, terutama di tengah semakin berkurangnya komunitas Betawi di wilayah tersebut.

“Tanpa kegiatan seperti ini, mungkin akan sulit bagi warga Betawi untuk berkumpul. Ini jadi ruang temu yang sangat berarti,” kata Nurhadi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan membangun lingkungan tempat tinggal secara bersama-sama.

Sementara itu, Camat Kebon Jeruk Agus Mulyadi mengaku bangga atas inisiatif warga Sukabumi Utara.

Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai hal baru yang memberikan dampak positif bagi hubungan antara masyarakat dan pemerintah.

“Kegiatan seperti ini memudahkan kami untuk bersinergi dengan warga dalam membangun Jakarta,” ujarnya.

Agus menegaskan, pelestarian budaya Betawi harus terus dijaga agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam merawat lingkungan dan identitas kampung.
“Kalau bukan kita yang menjaga kampung ini, siapa lagi,” ucapnya.

Selain diisi dengan kegiatan budaya dan kuliner, acara juga menghadirkan tausyiah oleh Ustadz Astar yang kemudian ditutup dengan doa bersama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Sukabumi Utara Ali Syahidin beserta jajaran, unsur FKDM, Bhabinkamtibmas, serta Bimas Kelurahan Sukabumi Utara.