Kabarbetawi.id, Jakarta — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi melantik pengurus Lembaga Bahasa dan Ilmu Al-Qur’an (LBIQ) Provinsi DKI Jakarta periode 2026–2028 di Balairung, Balai Kota Jakarta, Kamis, (16/4/2026)
Pelantikan ini menjadi langkah strategis Pemprov DKI dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keagamaan, khususnya dalam mencetak generasi Qurani yang unggul di tengah tantangan kehidupan perkotaan.
Pramono menegaskan, LBIQ memiliki peran penting dalam membina generasi muda agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia.
“LBIQ harus menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi Muslim yang mampu membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Menurut dia, penguatan karakter berbasis nilai Al-Qur’an menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada nilai moral dan budaya.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan Jakarta tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi harus berjalan seimbang dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat.
“Generasi Qurani yang unggul secara intelektual, emosional, dan spiritual adalah kunci menghadapi tantangan kota besar seperti Jakarta,” kata Pramono.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi kontribusi LBIQ dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an di masyarakat.
Peran ini dinilai semakin relevan di tengah dinamika urbanisasi dan perkembangan zaman.
Pramono berharap kepengurusan baru LBIQ DKI Jakarta dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik.
Semoga dapat menjalankan tugas dengan dedikasi tinggi demi mewujudkan masyarakat Jakarta yang berakhlak, berdaya saing, dan sejahtera,” ucapnya.











