Warga Slipi Gelar Lebaran Betawi, Dorong Budaya Lokal dan UMKM di Tengah Jakarta Menuju Kota Global

Kabarbetawi.id, Jakarta – Kegiatan Lebaran Betawi yang digelar di Kampung Slipi, Kota Bambu, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (26/4/2026), berlangsung meriah dan sarat makna. Mengusung tema “Bersilaturahmi Berbudaya Menuju Jakarta Kota Global”, acara ini menjadi ruang mempererat kebersamaan sekaligus menguatkan identitas budaya Betawi di tengah perkembangan ibu kota.

Anggota DPRD DKI Jakarta periode 2024–2029 dari Fraksi PKS, Hj. Inad Luciawaty, S.E., turut hadir dan menyampaikan bahwa momen Lebaran menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi antarwarga.

Pemberian bingkisan dan santunan menjadi salah satu agenda acara lebaran Betawi warga kota bambu 

“Setelah satu bulan berpuasa, ini menjadi momen kita untuk saling bermaafan dan bersilaturahmi. Saya sangat antusias hadir di sini untuk bertemu warga Betawi Kota Bambu.

Kegiatan ini juga penting untuk melestarikan budaya Betawi seperti ondel-ondel, kembang kelapa, gigi balang, hingga kesenian seperti tarian Betawi, musik gambang kromong dan seni bela diri silat, juga kulinernya, ada dodol Betawi, kerak telor, selendang mayang agar dikenal generasi muda dan tidak hilang di masa depan, sekaligus menghidupkan UMKM warga Betawi sekitar,” ujar Inad.

Ia berharap semoga kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial saja, tetapi memiliki dampak berkelanjutan, seperti pengembangan kompetensi UMKM agar naik kelas, bukan sekadar festival satu kali selesai.

Ketua pelaksana kegiatan, Alfian, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk nyata kecintaan masyarakat terhadap budaya Betawi di tengah arus modernisasi.

Anggota DPRD DKI Jakarta periode 2024–2029 dari Fraksi PKS, Hj. Inad Luciawaty, S.E., saat memberikan sambutannya.

“Terima kasih atas dukungan berbagai pihak, termasuk unsur DPRD dan pemerintah wilayah, lurah, camat, serta tokoh masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten digelar,” kata Alfian.

Sementara itu, sesepuh masyarakat Kota Bambu, H. Muhammad Nuh, menekankan pentingnya persatuan sebagai kunci kekuatan masyarakat Betawi. Ia mengingatkan bahwa kekompakan menjadi modal utama dalam menjaga wibawa komunitas.

“Betawi di mana saja berada harus rukun, damai, dan kompak. Itu modal utama. Kalau kita tidak kompak, kita tidak akan punya wibawa,” ujarnya.

Ia juga menyinggung peran organisasi Persatuan Masyarakat Jakarta Mohammad Husni Thamrin (Permata MHT) dimana ia menjadi salah satu pengurusnya. “Permata MHT berdiri sejak 22 Juni 1976 dengan tujuan menyatukan masyarakat Jakarta, khususnya kaum Betawi, artinya saat ini usia Permata MHT sudah 50 tahun, tetap berjalan dan tetap kompak,” pungkas HM Muh.

Tokoh Masyarakat Kota Bambu, H.Muhammad Nuh, saat menyampaikan sambutannya.

Di sisi lain, Sekretaris Camat Palmerah, Hermawan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai acara ini sebagai wujud nyata komitmen dalam menjaga budaya Betawi sebagai identitas Jakarta.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Palmerah, dalam hal ini saya mewakili bapak Camat, yang masih dalam perjalanan menuju lokasi, bersama ini kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh penyelenggara. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen dalam menghidupkan kembali budaya Betawi serta memperkenalkannya kepada generasi muda,” ujar Hermawan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang dan tidak hanya berhenti sebagai acara seremonial, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Kami berharap ke depan kegiatan ini bisa berkembang menjadi festival budaya Betawi yang memberikan nilai ekonomi bagi warga dan menjadikan kawasan ini sebagai kampung budaya yang aktif dan membanggakan,” tambahnya.

Sekretaris Camat Palmerah, Hermawan (kanan) bersama tokoh masyarakat Kota Bambu Selatan, H.Muhammad Nuh.

Hermawan juga mengajak masyarakat untuk menjaga kekompakan, mempererat silaturahmi, serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan demi mewujudkan Jakarta yang aman dan nyaman.

Turut hadir dalam kegiatan ini Dewan Kota Palmerah Ibu Ririn, Lurah Kota Bambu Selatan Fatihien, Camat Palmerah Febbiandri Suharto, Ketua Umum Guru Besar Gerak Rasa Isman, serta sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi kemasyarakatan, acara dilanjutkan dengan pemberian bingkisan dan santunan kepada para anak yatim di wilayah tersebut.